Subscribe: feed hugetuget

Selasa, 19 Februari 2013

Tentang Kabel Konverter SATA / IDE Harddisk

Untuk apa converter ini?
Biasanya untuk kamu yang kehabisan slot IDE atau SATA pada motherboard PC, atau motherboard PC yang belum mendukung SATA. Nah dalam kasus diatas maka converter ini dibutuhkan agar hardisk kamu dapat dipasang pada PC kamu.

Ada dua jenis converter ini, yaitu eksternal dengan keluaran slot USB, dan internal yang berupa card dipasang didalam PC, untuk kali ini saya akan review sedikit yang internal.

Converter internal ini berupa card berukuran kecil yang memiliki 2 tipe pin, yang satu SATA pin dan yang satu lagi IDE pin seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Keterangan Gambar:

·         IDE pin
·         SATA Pin for IDE for host
·         SATA Pin for driver
·         Power pin, using FDD power cable

Nah sekarang akan coba diuraikan cara pemasangan baik untuk Hardisk IDE maupun hardisk SATA




Instalasi SATA Hardisk Pada Motherboard Yang Tidak Mendukung SATA



·         Pertama masukan pin IDE pada converter (lihat no. 1) kedalam slot IDE pada motherboard.
·         Kemudian hubungkan hardisk SATA kita melalui kabel data ke pin  SATA pada converter (lihat no. 2). Jangan sampai salah, karena pin yang satu lagi (no. 3) berbeda fungsinya.
·         Selanjutnya hubungkan power dari converter (lihat no.4) ke PSU (power supply) komputer dengan menggunakan kabel power yang biasa digunakan floppy disk (atau biasanya ketika beli card ini sudah bundled / mendapat kabel powernya).
·         Jangan lupa juga menghubungkan kabel power hardisk SATA kita ke PSU komputer kita, tanpa ini maka hardisk tidak akan hidup.
·         Terakhir hidupkan komputer, cek  apakah hardisk sudah terdeteksi pada sistem BIOS kita, selesai sudah.
Instalasi IDE Hardisk Pada Motherboard Yang Kehabisan Slot IDE (Tidak Tersedia)
·        Pertama hubungkan pin IDE pada converter (lihat no. 1) ke Hardisk IDE .
·        Kemudian hubungkan dengan menggunakan kabel data SATA antara pin pada converter card (lihat no. 3) dengan slot SATA pada motherboard.
·        Connect adapter power pin (4) into FDD power cable from your PSU.
·        Jangan lupa juga menghubungkan kabel power hardisk IDE kita ke PSU komputer kita, tanpa ini maka hardisk tidak akan hidup.
·        Terakhir hidupkan komputer, cek  apakah hardisk sudah terdeteksi pada sistem BIOS kita, selesai sudah.

Kelebihan
Hardisk yang menggunakan card converter ini dapat di install sebagai primary master, ya dengandemikian kita dapat menginstall sistem operasi utama pada hardisk ini (bukan OS portable)

Kekurangan
Tidak seperti jenis eksternal USB yang memiliki adaptor sendiri, perlu diperhatikan adalah Power Supply Unit (PSU) kita harus memiliki daya yang cukup supaya hardisk dapat bekerja dengan lancar. Dalam beberapa test pada PSU yang kurang memiliki daya kinerja hardisk dapat mengalami penurunan, ditandai dengan kerapnya hardisk mengalami hang.



Related Post:

0 komentar:

Poskan Komentar