Pada pertengahan tahun 2012 sitti merombak sistemnya yang mengakibatkan banyak klik yang tidak valid, sehingga tak jarang para publiser mengeluh dan melontarkan caci maki pada SITTI.
Namun SITTI tidak goyah dan masih ada publiser yang mau menggunakan jasa SITTI.
Selain itu SITTI juga menggembor-gemborkan bahwa SITTI adalah satu-satunya yang berani melawan Google Adsense. Dan itu terpapang jelas disitus SITTI.CO.ID (google adsense vs sitti.co.id).
Berdasarkan informasi yang saya perloreh sampai sejauh akhir tahun 2012 sitti masih membayar publisernya.
Dan awal tahun 2013 mulai ada kejanggalan pada SITTI. Tepatnya akhir februari kemarin, saya login sitti sebagai publiser untuk cek penghasilan yang saya peroleh, setelah saya klik login, mengejutkan! Ada peringatan ''akun anda belum aktif''.
Terlintas benak saya ''Apa ini?''. Padahal sejak saya login dari awal mendaftar sitti sudah mengaktifkan akunya, lho ini kok akun anda belum aktif??
Seminggu sebelumnya saya bisa login seperti biasa, tapi ini kenapa akun belum aktif?
Saya cek email, tidak ada pemberitahuan sama sekali dari SITTI.
Akhirnya saya meminta memverifikasi akun ulang sitti, dan dikirim ke email pada folder spam.
Lalu saya klik tautan linknya dan berhasil. Saya bisa masuk akun sitti, saya lihat masih tertera penghasilan saya sekitar Rp.400.000,- lebih.
Keesokan harinya awal maret 2013 ada yang aneh pada iklan sitti diblog saya. yaitu iklan sitti tidak muncul sama sekali, saya melihat diblog lain lho kok muncul?.
Namun saya tidak begitu menghiraukannya. Hari berganti hari sudah iklan sitti tidak muncul. Saya semakin curiga hingga kemarin tanggal 5 maret 2013 saya login akun sitti. Dan apa yang muncul??
"Akun Telah disuspend" saya mencoba login lagi barangkali ada kesalahan. Ternyata sama saja. Kembali saya cek email namun tidak ada pemberitahuan dan alasan dari sitti mengapa akun saya disuspend.
Rasa ingin marah pasti ada, sitti memang biadab. Mengaku akan menyaingi google adsense, tapi apa buktinya?
Banyak para publiser yang dibanned suspend massal awal maret ini. Entah mengapa? Mungkin sitti sudah tidak mampu membayar para publisernya. Atau mungkin kesalahan sistem error sitti.
Mulai sekarang apakah anda masih percaya pada sitti sebagai PPC terpercaya??
Apakah anda masih mau menjadi membernya?
Sebaiknya anda pikirkan ulang jika masih ingin menjadi publiser sitti biadab ini.
Jika memang ada kesalahan sistem pada sitti, akun-akun publiser yang tidak bersalah harap dipulihkan kembali.
Silahkan tinggalkan komentar jika hal yang anda alami sama dengan yang saya alami.
Related Post:
Informasi
- Merakit Sendiri Power Amplifier 2.1 Chanel Stereo
- Bluesreen karena RAM rusak dan ciri-cirinya
- Pengertian, fungsi dan cara kerja dari eMMC
- Pokemon GO Terbaru versi 0.31.0 untuk Android Jelly Bean 4.0+
- Review Speaker ACR 10 inch C-1018-W MAX POWER 300 WATT
- Jenis-Jenis dan Macam-Macam LED (Light Emitting Diode)
- Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Daya Tegangan LED (Light Emitting Diode)
- Tabloid Pulsa Edisi 288 | 25 Juni 2014 - 08 Juli 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 287 | 11 Juni 2014 - 24 Juni 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 286 | 28 Mei 2014 - 10 Juni 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 283 | 16 April 2014 - 29 April 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 282 | 02 April 2014 - 15 April 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 281 | 19 Maret 2014 - 01 April 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 280 | 05 Maret 2014 - 18 Maret 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 279 | 19 Februari 2014 - 04 Maret 2014
- Apakah Perbedaan Antara Crack, Patch, Keygen?
- Tabloid Pulsa Edisi 278 | 05 Februari 2014 - 18 Februari 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 277 | 22 Januari 2014 - 04 Februari 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 276 | 08 Januari 2014 - 31 Januari 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 275 | 25 Desember 2013 - 07 Januari 2014
- Tabloid Pulsa Edisi 274 | 11 Desember 2013 - 24 Desember 2013
- Tabloid Pulsa Edisi 273 | 27 November 2013 - 10 Desember 2013
- Tabloid Pulsa Edisi 272 | 13 November 2013 - 26 November 2013
- Tabloid Pulsa Edisi 271 | 30 Oktober 2013 - 12 November 2013
- Tabloid Pulsa Edisi 270 | 16 Oktober 2013 - 29 Oktober 2013
PPC
0 komentar:
Posting Komentar